Prodi Bidan Gelar WEBINAR 9 “Raih Masa Nifas yang Berkualitas”

Program Studi S1 Kebidanan dan Pofesi Bidan STIKes Kuningan telah melaksanakan Webinar Ke-9 dengan tema “Raih Masa Nifas yang Berkualitas” pada hari Selasa (29/12) di Ruang Seminar STIKes Kuningan yang dilaksanakan melalui zoom dan live streaming di chanel Youtube STIKes Kuningan.

Kegiatan Webinar ke-9 dengan tema “Raih Masa Nifas yang Berkualitas” dihadiri oleh Ketua STIKes Kuningan, H.Abdal Rohim, S.Kp., MH, Ketua Program Studi S1 Kebidanan Ai Nurasiah, S.ST., M.KM., Ketua Program Studi Profesi Bidan Siti Nunung Nurjanah, S.ST., M.KM., Ketua Program Studi DIII Kebidanan Mala Trimarliana, S.ST., M.Kes. Narasumber pertama Nurul Hikmah, S.ST., M.Keb, Narasumber kedua Paramitha Angkin S, STR.Keb, dan Narasumber ketiga Ratiah, S.ST., M.Kes.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua STIKes Kuningan yang membuka secara resmi kegiatan Webinar ke-9, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi webinar secara paralel oleh narasumber pertama dengan tema “Meningkatkan Imunitas Ibu Nifas dengan Spiritual” yang dipaparkan oleh  Nurul Hikmah, S.ST., M.Keb selaku Dosen Program Studi Profesi Bidan STIKes Kuningan, dilanjutkan pemaparan materi oleh narasumber kedua dengan tema “Kenali dan Hindari Baby Blues” yang dipaparkan oleh Paramitha Angkin, S.STR.Keb selaku Kepala Ruang Kebidanan RS Ciremai dan pemaparan materi oleh narasumber ketiga dengan tema “Upaya Strategis Penangana Komplikasi Masa Nifas” yang dipaparkan oleh Ratiah, S.ST., M.Kes selaku Dosen Program Studi S1 Kebidanan STIKes Kuningan.

Webinar Ke-9 mengusung tema “Meraih Masa Nifas yang Berkualitas”, dimana masa nifas merupakan masa setelah keluarnya plasenta sampai alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6 minggu atau 40 hari. Pentingnya proses masa nifas yang akan dilewati setiap ibu setelah melahirkan sehingga membuat ibu nifas dan tenaga kesehatan perlu memperhatikan untuk mengenali komplikasi-komplikasi masa nifas. Untuk menghindari komplikasi masa nifas maka dilakukan diteksi dini komplikasi-komplikasi masa nifas. Bukan hanya komplikasi secara fisik, akan tetapi secara psikologi juga.

Hal ini ditekankan karena ibu saat masa nifas retan sekali mengalami gejala depresi yang dapat mengakibatkan pola makan menurun dan diikuti menurunlah imunitas tubuh imunitas selama masa nifas. Untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah spiritual care. Spiritual care ini dilakukan dengan cara meningkatkan ibadah wajib, doa dan dzikir selama masa nifas. Dan akhir-akhir ini masalah-maslaah psikis yang sering dialami ibu masa nifas yaitu post patum blues. Untuk menghindarinya maka harus disiapkan sejak ibu hamil untuk dapat mempersiapkan menjadi seorang ibu, penuhi kebutuhan, memberikan pendidikan kesehatan masa nifas, melakukan pendekatan empatik dengan melibatkan keluarga dan tenaga kesehatan untuk mencegahnya.  Maka sangat perlu peran keluarga, tenaga kesehatan dan masyarakat untuk dapat meraih masa nifas yang berkualitas disiapkan sedini mungkin.